You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Taman Lalulintas Gorontalo Sungai Bambu Tidak Terawat
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Taman Lalu Lintas Gorontalo Tak Terawat

Taman Lalu Lintas Gorontalo yang berada di wilayah RW 01, Sungai Bambu, Tanjung Priok Jakarta Utara berkondisi tidak terawat. Selain dipenuhi tumbuhan liar, tempat sampah animasi di areal taman tersebut juga banyak yang rusak hingga menimbulkan bau tidak sedap.

Tempat sampahnya juga banyak yang sudah rusak dan bau tidak sedap karena sampah di dalam menumpuk

Pantauan Beritajakarta.com, rumput di areal taman yang berada di persimpangan Jalan Gorontalo Raya dan Gadang Raya, RW 01, Sungai Bambu terlihat tidak terurus dan dibiarkan tumbuh tinggi hingga menyatu dengan tumbuhan liar.

Ida (45), warga sekitar mengatakan, taman yang berada di wilayah permukiman warga ini berkondisi cukup bersih dari sampah. Setiap harinya taman tersebut juga dijaga dua orang petugas pertamanan sehingga aman dari tindakan menyimpang.

Fasilitas Taman Viaduct Rusak

"Masalahnya rumputnya sudah tinggi-tinggi tapi belum dipangkas," katanya, Rabu (10/2).

Menurutnya, tumbuh tingginya rumput di areal taman ini menimbulkan kesan kumuh dan tidak terawat. Tempat sampah animasi yang berkondisi rusak membuat taman tersebut semakin terlihat buruk dan tak terurus.

"Padahal sejak pagi sampai malam hari, taman ini selalu ramai dikunjungi warga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1729 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1095 personDessy Suciati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1086 personFolmer
  4. Satpol PP Pesanggrahan Tertibkan Puluhan Spanduk dan Baliho

    access_time30-03-2026 remove_red_eye903 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye892 personFakhrizal Fakhri